Video

Please install the Flash Plugin

Rabu, 6 Januari 2010, 17:35 WIB

Mendiang mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selama ini disebut-sebut sebagai tokoh pluralisme. Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Gus Dur lebih tepat disebut tokoh demokrasi dibanding kemajemukan.

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://us.vivanews.com/embed/video/7145/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
Komentar
herput
17/02/2011
Gus Dur, tidak ada lagi ulama yang akan menggantikan anda. ulama yang berani 'n ikhlas membela kaum minoritas dan orang yang teraniaya. indonesia butuh ulama seperti anda saat ini.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
VIDEO LAINNYA